Warga Manado Dihimbau Tidak Terpancing Isu Sesat Tsunami

MANADO, – Menyebarnya Isu bahwa Manado akan ditimpa tsunami besar yang diposting di berbagai jejaring sosial seperti facebook, twitter dan Blackberry Masangger (BBM) dan akhirnya menjadi isu hangat di masyarakat dinilai sejumlah warga Sulawesi Utara, adalah isu sesat yang sengaja dihembuskan untuk membuat masyarakat Kota Manado resah di tengah bencana banjir bandang yang tengah menimpa warga.

Walikota Manado Vicky Lumentut menyatakan isu tsunami tidak benar
Untuk menenangkan kepanikan terjadi ditengah-tengah masyarakat Manado dari isu yang berkembang tentang akan adanya bencana tsunami, 17 Januari 2014, Walikota Manado, DR. Ir. G. S. Vicky Lumentut langsung menuju ke kawasan Boulevard, dan melihat langsung kondisi dilokasi.
Desli Sumampow salah satu warga Bitung, menilai isu tsunami sengaja dihembuskan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk maksud tertentu dengan tujuan yang tidak baik.

”Bisa saja isu itu, untuk mengelabui warga agar meninggalkan rumah dan kemudian setelah rumah kosong, para pencuri dengan leluasa mengambil barang berharga,” katanya.

Padahal dari berbagai referensi dan informasi yang Ia ketahui gejala jika terjadi tsunami, diantaranya didahului dengan gempa dengan skala ritcher diatas 7.5, air laut cepat surut, suara gemuruh yang sangat besar serta tanda-tanda lain yang memicu terjadinya tsunami.

”Nah kondisi ini kan tidak terjadi di Manado saat ini. Jadi pada dasarnya isu tsunami tidak benar, karena itu warga diminta tidak langsung percaya dengan isu akan terjadi tsunami, ” ujarnya.

Untuk itu Ia menyarankan agar warga kota Manado bijaksana menyikapi berbagai isu sesat yang kini beredar dan menjadikan isu tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan.

”Dan sebaiknya disarakan kepada warga menanyakan ke pihak berkompeten dalam hal ini BMKG atau pemerintah setempat terkait kebenaran isu tersebut sehingga kita tidak merasa cemas dan kawatit,” katanya.

Sementara itu Rendis Langkai warga Minahasa Selatan, menyatakan isu tsunami yang diduga sengaja di posting di berbagai jejaring sosial ini, dijadikan warga untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi segala kemungkinan.

”Dan kami juga berharap Pemerintah secepatnya menindaklanjuti berbagai isu sesat dengan memberikan pengumuman dan pemahaman kepada warga perihal kebenaran kabar yang saat ini sudah meresahkan warga Kota Manado,” pungkasnya.

Diketahui saat ini di berbagai jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan BBM tersiar isu bahwa di Kota Manado akan terjadi tsunami besar karena gunung di bawah laut Sulawesi akan meletus.



Sumber: Manadotoday

Comments

Popular posts from this blog

Ancaman dan Keamanan pada Sistem Operasi